Jokowi Minta Perluasan Kredit Untuk Bisnis Kecil

Jokowi Minta Perluasan Kredit Untuk Bisnis Kecil

Presiden Joko Widodo meminta bank untuk melakukan diversifikasi penyaluran kredit kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk membantu memperluas usaha mereka.

“Saya melihat debitur [bank] adalah orang yang sama selama ini,” katanya pada acara gathering Financial Services Authority (OJK) di Jakarta pada hari Kamis.

Menurut laporan OJK, penyaluran kredit tumbuh 8,35% year-on-year (yoy) menjadi Rp 4,78 triliun (US $ 358,5 miliar) sedangkan dana pihak ketiga tumbuh 9,35% yoy menjadi Rp 5,29 kuadriliun.

Jokowi mengatakan dengan memberikan UMKM lebih banyak akses ke bank, mereka diharapkan dapat meningkatkan diri untuk menjadi pelaku bisnis yang lebih besar. “Kami harus berusaha ekstra untuk membantu usaha mikro dan menengah, dan lain-lain,” kata Jokowi.

Jokowi menekankan bahwa banyak program pemerintah telah membuka jalan bagi keluarga berpenghasilan rendah untuk memiliki akses ke bank.

Dia menyebutkan penerima memiliki rekening bank untuk menerima bantuan tersebut, dan program sertifikasi tanah yang memberikan sertifikat tanah gratis kepada masyarakat.

Program ini akan membantu orang mendapatkan pinjaman bank dengan menggunakan sertifikat untuk agunan tersebut, Jokowi menambahkan.

Sementara itu, ekonom Universitas Indonesia Andi Fahmi Lubis mengatakan tidak mudah bagi bank untuk mencari UMKM, terutama di daerah pedesaan, yang bisnisnya bankable.

Dia mengatakan banyak bank “malas” untuk menemukan penerima program kredit mikro pemerintah yang layak, yang dikenal dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Memang untuk beberapa daerah yang jauh dari jangkauan, terkadang pencairan dana bantuan untuk usaha kecil ini sulit diwujudkan. Beberapa gebrakan yang coba dilakukan oleh pemerintah pusat terkadang tidak direalisasikan secara menyeluruh sehingga membuat program tersebut kurang tepat sasaran.

Jokowi yang juga sebelumnya merupakan pengusaha menyadari betul bahwa dalam sebuah usaha terkadang sangat dibutuhkan pendanaan untuk mempercepat kemajuan bisnis khususnya bagi bisnis kecil yang tidak mempunyai modal besar. Arahan Presiden Jokowi untuk bank kali ini diharapkan dapat membuat pihak bank yang tidak hanya bisa menjangkau lebih banyak daerah, namun juga dapat membantu mewujudkan modal bagi pelaku usaha kecil menangah.