STIE Perbanas Turut Memeriahkan Hari Kunjung Perpustakaan

STIE Perbanas Turut Memeriahkan Hari Kunjung Perpustakaan

STIE Perbanas Turut Memeriahkan Hari Kunjung Perpustakaan Rabu, tanggal 14 September kemarin, merupakan hari kunjungan perpustakaan yang diselenggarakan oleh setiap perpustakaan di seluruh Indonesia. Hari ini dibuat dengan sengaja agar pengunjung dari perpustakaan bisa meningkat dan semakin banyak orang yang menambahkan wawasan mereka dengan membaca buku. Seperti yang kita ketahui, buku adalah salah satu gudang ilmu yang paling lengkap. Dengan membaca, bukan hanya ilmu kita saja yang akan bertambah, tetapi juga wawasan kita akan bertambah. Buku pun memiliki berbagai macam jenis ilmu yang bisa Anda pilih, semua bergantu pada minat dan passiona Anda. Dalam memperingati hari kunjung perpustakaan ini, Sekolah Tinggi Ilmu EkonomiPerbanas Surabaya mempunyai cara tersendiri dalam memperingatinya. Cara ini dilakukan untuk bisa terus meningkatkan minat baca para mahasiswanya dan juga masyarakat Surabaya. Dengan begitu, akan semakin banyak masyarakat yang lebih maju dalam pemikirannya dan juga mahasiswa yang semakin luas wawasannya. Cara yang dilakukan pihak perpustakaan STIE Perbanas ini memang cukup menarik. Pihak penjaga Perpustakaan dengan sengaja menyimpan beberapa voucher di beberapa halaman buku. Jumlahnya pun cukup banyak. Bagi para pengunjung, untuk bisa mendapatkan voucher tersebut, mau tidak mau mereka harus membaca buku tersebut terlebih dahulu. Voucher ini bisa pengunjung tukar dengan berbagai macam jenis hadiah seperti alat tulis, buku premium dan juga barang-barang lainnya. Cara ini terbukti cukup berhasil untuk mengundang pengunjung untuk datang dan membaca di perpustakaan. Bahkan, Dio Eka sebagai staff dari perpustakaan tersebut pun mengaku peningkatan dari jumlah pengunjung cukup signifikan jumlahnya. Untungnya mereka datang memang bukan hanya karena voucher-nya saja, melainkan memang benar-benar merayakan hari kunjung perpustakaan dengan membaca buku-buku di sana. Voucher ini hanya sebagai pemeriah saja, tanpa ada tujuan lainnya. Misi utamanya, tetap saja agar pengunjung bisa membaca buku yang mereka minati di perpustakaan STIE ini. Selain itu, pihak perpustakaan pun menggelar acara-acara lainnya seperti lomba film pendek, bazaar edukasi dan juga kegiatam-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pendidikan dan membaca buku. Acara ini bisa dibilang cukup sukses diselenggarakan. Acara-acara sampingan lainnya, seperti diskusi dalam metode pembelajaran dan juga belajar bersama tentang TOEFL menjadi kegiatan yang digemari para mahasiswa. Dengan begitu, acara hari kunjung perpustakaan di STIE Perbanas ini harus segera dicontoh oleh perpustakaan-perpustakaan lainnya. Walaupun terkenal sunyi dan senyap, dalam beberapa hal, perpustakaan memang harus dibuat menjadi unik dan menarik seperti yang diadakan di STIE Perbanas Surabaya ini.

Rabu, tanggal 14 September kemarin, merupakan hari kunjungan perpustakaan yang diselenggarakan oleh setiap perpustakaan di seluruh Indonesia. Hari ini dibuat dengan sengaja agar pengunjung dari perpustakaan bisa meningkat dan semakin banyak orang yang menambahkan wawasan mereka dengan membaca buku. Seperti yang kita ketahui, buku adalah salah satu gudang ilmu yang paling lengkap. Dengan membaca, bukan hanya ilmu kita saja yang akan bertambah, tetapi juga wawasan kita akan bertambah. Buku pun memiliki berbagai macam jenis ilmu yang bisa Anda pilih, semua bergantu pada minat dan passiona Anda.

Dalam memperingati hari kunjung perpustakaan ini, Sekolah Tinggi Ilmu EkonomiPerbanas Surabaya mempunyai cara tersendiri dalam memperingatinya. Cara ini dilakukan untuk bisa terus meningkatkan minat baca para mahasiswanya dan juga masyarakat Surabaya. Dengan begitu, akan semakin banyak masyarakat yang lebih maju dalam pemikirannya dan juga mahasiswa yang semakin luas wawasannya.

Cara yang dilakukan pihak perpustakaan STIE Perbanas ini memang cukup menarik. Pihak penjaga Perpustakaan dengan sengaja menyimpan beberapa voucher di beberapa halaman buku. Jumlahnya pun cukup banyak. Bagi para pengunjung, untuk bisa mendapatkan voucher tersebut, mau tidak mau mereka harus membaca buku tersebut terlebih dahulu.

Baca juga : Berita Surabaya online

Voucher ini bisa pengunjung tukar dengan berbagai macam jenis hadiah seperti alat tulis, buku premium dan juga barang-barang lainnya. Cara ini terbukti cukup berhasil untuk mengundang pengunjung untuk datang dan membaca di perpustakaan. Bahkan, Dio Eka sebagai staff dari perpustakaan tersebut pun mengaku peningkatan dari jumlah pengunjung cukup signifikan jumlahnya. Untungnya mereka datang memang bukan hanya karena voucher-nya saja, melainkan memang benar-benar merayakan hari kunjung perpustakaan dengan membaca buku-buku di sana. Voucher ini hanya sebagai pemeriah saja, tanpa ada tujuan lainnya. Misi utamanya, tetap saja agar pengunjung bisa membaca buku yang mereka minati di perpustakaan STIE ini.

STIE Perbanas Turut Memeriahkan Hari Kunjung Perpustakaan Rabu, tanggal 14 September kemarin, merupakan hari kunjungan perpustakaan yang diselenggarakan oleh setiap perpustakaan di seluruh Indonesia. Hari ini dibuat dengan sengaja agar pengunjung dari perpustakaan bisa meningkat dan semakin banyak orang yang menambahkan wawasan mereka dengan membaca buku. Seperti yang kita ketahui, buku adalah salah satu gudang ilmu yang paling lengkap. Dengan membaca, bukan hanya ilmu kita saja yang akan bertambah, tetapi juga wawasan kita akan bertambah. Buku pun memiliki berbagai macam jenis ilmu yang bisa Anda pilih, semua bergantu pada minat dan passiona Anda. Dalam memperingati hari kunjung perpustakaan ini, Sekolah Tinggi Ilmu EkonomiPerbanas Surabaya mempunyai cara tersendiri dalam memperingatinya. Cara ini dilakukan untuk bisa terus meningkatkan minat baca para mahasiswanya dan juga masyarakat Surabaya. Dengan begitu, akan semakin banyak masyarakat yang lebih maju dalam pemikirannya dan juga mahasiswa yang semakin luas wawasannya. Cara yang dilakukan pihak perpustakaan STIE Perbanas ini memang cukup menarik. Pihak penjaga Perpustakaan dengan sengaja menyimpan beberapa voucher di beberapa halaman buku. Jumlahnya pun cukup banyak. Bagi para pengunjung, untuk bisa mendapatkan voucher tersebut, mau tidak mau mereka harus membaca buku tersebut terlebih dahulu. Voucher ini bisa pengunjung tukar dengan berbagai macam jenis hadiah seperti alat tulis, buku premium dan juga barang-barang lainnya. Cara ini terbukti cukup berhasil untuk mengundang pengunjung untuk datang dan membaca di perpustakaan. Bahkan, Dio Eka sebagai staff dari perpustakaan tersebut pun mengaku peningkatan dari jumlah pengunjung cukup signifikan jumlahnya. Untungnya mereka datang memang bukan hanya karena voucher-nya saja, melainkan memang benar-benar merayakan hari kunjung perpustakaan dengan membaca buku-buku di sana. Voucher ini hanya sebagai pemeriah saja, tanpa ada tujuan lainnya. Misi utamanya, tetap saja agar pengunjung bisa membaca buku yang mereka minati di perpustakaan STIE ini. Selain itu, pihak perpustakaan pun menggelar acara-acara lainnya seperti lomba film pendek, bazaar edukasi dan juga kegiatam-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pendidikan dan membaca buku. Acara ini bisa dibilang cukup sukses diselenggarakan. Acara-acara sampingan lainnya, seperti diskusi dalam metode pembelajaran dan juga belajar bersama tentang TOEFL menjadi kegiatan yang digemari para mahasiswa. Dengan begitu, acara hari kunjung perpustakaan di STIE Perbanas ini harus segera dicontoh oleh perpustakaan-perpustakaan lainnya. Walaupun terkenal sunyi dan senyap, dalam beberapa hal, perpustakaan memang harus dibuat menjadi unik dan menarik seperti yang diadakan di STIE Perbanas Surabaya ini.

 Selain itu, pihak perpustakaan pun menggelar acara-acara lainnya seperti lomba film pendek, bazaar edukasi dan juga kegiatam-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pendidikan dan membaca buku. Acara ini bisa dibilang cukup sukses diselenggarakan. Acara-acara sampingan lainnya, seperti diskusi dalam metode pembelajaran dan juga belajar bersama tentang TOEFL menjadi kegiatan yang digemari para mahasiswa.

Dengan begitu, acara hari kunjung perpustakaan di STIE Perbanas ini harus segera dicontoh oleh perpustakaan-perpustakaan lainnya. Walaupun terkenal sunyi dan senyap, dalam beberapa hal, perpustakaan memang harus dibuat menjadi unik dan menarik seperti yang diadakan di STIE Perbanas Surabaya ini.

Beberapa Komunitas Melakukan Aksi Demo Perlindungan Satwa Liar

Beberapa Komunitas Melakukan Aksi Demo Perlindungan Satwa Liar

Beberapa Komunitas Melakukan Aksi Demo Perlindungan Satwa Liar

Demo besar-besaran terjadi di depan Gedung Balai Pemuda, Surabaya, pada hari Rabu Kemarin. Aksi demo besar—besaran ini kurang lebih terjadi karena maraknya penembakan satwa liar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Walaupun satwa ini bersifat liar atau tidak dimiliki oleh siapapun, namun hakikatnya bukan berarti bisa di tembak sembarangan dengan menggunakan senapan angin. Hal ini merupakan tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab dan tidak menghargai atas sesame mahkluk hidup.

Sebenarnya, masalah penembakan dengan senapan angin ke pada satwa liar ini sudah berangsur-angsur selama beberapa tahun kebelakang. Beberapa tindakan pemerintah pun sudah dilakukan untuk mencegah dan juga mengurangi masalah penembakan satwa liar ini. Namun, sampai saat ini, masih saja ada masalah serupa yang bermunculan, dan tentu saja bagi para pecinta satwa, hal ini merupakan masalah yang sangat besar untuk mereka.

Dalam rangka untuk meminta perlindungan untuk satwa-satwa liar, beberapa perwakilan dari komunitas pecinta dan pemerhati satwa, turut berdatangan dalam aksi demo tersebut. Sebut saja komunitas seperti Centre for Orangutan Protection (COP), Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Animals Indonesia, International Animal Rescue (IAR), Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Orangutan Information Centre (OIC), Orangutan Land Trust (OLT), With Compasion and Soul (WCS), Orangutan Outreach, Paguyuban Pengamat Burung Jogjakarta (PPBJ), dan Orangutan Veterinary Aid (OVAID) berdatangan untuk turut berpartisipasi dalam aksi demo tersebut.

beberapa-komunitas-melakukan-aksi-demo-perlindungan-satwa-liar2

Aksi demo yang terjadi tepat di hari Rabu kemarin tersebut berjalan aman dan tentram, tidak ada aksi rusuh atau kekerasan yang terjadi pada demo tersebut. Para pihak keamanan pun hanya datang untuk memperhatikan dan mengawasi aksi demo tersebut, tanpa harus berhadapan langsung dengan para pendemo.

Inti dari aksi demo tersebut kurang lebih adalah tentang perlindungan satwa liar. Mereka ingin bagaimanapun caranya, masalah penembakan satwa liar dengan senapan angin ini harus segera dihentikan. Tentu saja beasaskan saling menghargai sesame mahkluk hidup, satwa memang sudah seharusnya hidup secara liar. Tapi, bukan berarti penembakan dengan senapan angin menjadi solusi yang baik untuk mereka. Sebenarnya ada cara lain yang lebih manusiawi untuk dilakukan.

Bahkan, pihak-pihak dari komunitas yang datang tersebut, siap membantu pemerintah untuk turun langsung dalam perlindungan satwa liar. Hal ini dianggap sebagai kewajiban mereka sebagai pemerhati dan pecinta hewan, untuk ikut langsung dalam aksi melindungi keberlangsungan hidup dari satwa-satwa tersebut.

Tempat Wisata Bahari Terbaru, Surabaya North Quay

Tempat Wisata Bahari Terbaru, Surabaya North Quay

Tempat Wisata Bahari Terbaru, Surabaya North Quay

Di bawah naungan Pelindo III, kini Surabaya sudah resmi meluncurkan tempat wisata baru mereka. Sebagai salah satu daerah yang terkenal akan pelabuhan tanjung perak-nya, kota Surabaya pun membuat tempat wisata ini tepat di pelabuhan itu sendiri. Tempat wisata ini bernamakan Surabaya North Quay.

Tempat wisata Surabaya North Quay ini berada di lantai 2 dan juga lantai 3 dari gedung super megah Terminal Gapura Surya Nusantara.

Adapun wahana yang akan disuguhkan dalam tempat wisata baru ini adalah pemandangan yang sangat indah. Dari tempat tersebut, para pengunjung bisa melihat indahnya pemandangan laut dan juga banyaknya kapal-kapal pesiar internasional yang berlabuh di sana. Bahkan pada awal tahun 2016, ketika tempat wisata ini baru diluncurkan, penyambutan Cruise International, MS Rotterdam.

Kapal pesiar millik Belanda ini merupakan kapal pesiar yang sangat besar, megah nan indah untuk dipandang. Terutama dikala senja, mata Anda akan dimanjakan oleh ketenangan laut dan cahaya lampu dari kapan pesiar tersebut. Panjang dari kapal pesiar ini mencapai kurang lebih 230 meter, dimana di dalamnya bisa menampung sampai 1.400 orang yang akan dilayani oleh kurang lebih 600 krup kapal.

Tempat Wisata Bahari Terbaru, Surabaya North Quay

Kala itu, tepatnya pada tanggal 2 Febuari 2016, penyambutan ini dilakukan oleh para rakyat Surabaya dan juga wisatawan yang datag ke Surabaya North Quay. Acara terbilang sangat meriah karena wisatawan tak kunjung henti takjub akan keindahan yang disuguhkan oleh Cruise International, MS Rotterdam tersebut.

Hingga kini, Surabaya North Quay masih dibuka sebagai tempat wisata bahari favorit di Surabaya. Terlebih lagi untuk para wisatawan yang memang butuh tempat refreshing untuk menghilangkan stress dan penat mereka, tempat wisata yang satu ini bisa menjadi solusi yang tepat untuk mereka.

Keberadaan tempat wisata ini pun membuahkan keuntungan bagi kota Surabaya itu sendiri. Hingga kini, berkat penyambutan yang dilakukan kala itu, Surabaya sudah diakui sebagai salah satu bagian dari Cruise International. Dengan penghargaan tersebut, pihak dari Pelindo II, semakin memaksimalkan kualitas dari hiburan di tempat wisata ini. Kini, sudah semakin banyak wahana-wahana dan juga sarana hiburan yang bisa Anda temui di Surabaya North Quay ini. Bagi Anda yang penasaran akan tempat ini, Anda bisa langsung kunjungi lantai 2 dan lantai 3 di gedung Terminal Gapura Surya Nusantara, Surabaya.