Bonek Mania Ingin Suporter Bersatu

Bonek Mania Ingin Suporter Bersatu

bonek-mania-ingin-suporter-bersatu

Sepak bola Indonesia kini sedang tidak bagus, hal tersebut karena kemelut di kubu PSSI(Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang tak kunjung selesai. Imbas dari hal tersebut adalah sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA dan beberapa hal lain. Untuk sanksi dari FIFA sendiri, PSSI telah terbebas dari hal tersebut.

Dengan amburadulnya wajah sepak bola tanah air, hal itu berimbas pula dengan dukungan suporter klub-klub yang jarang menyaksikan pertandingan langsung. Sepak bola sudah tentu menjadi cabang olahraga terfavorit masyarakat Indonesia, hal itu juga menjangkit masyarakat Surabaya.

Surabaya memiliki klub kesayangan yaitu Persebaya. Klub ini merupakan klub tertua dari tanah air. Para pecinta klub ini juga sangat banyak dan sangat sering menghiasi setiap pertandingan home Persebaya. Hal itu beberapa tahun terakhir tidak tampak lagi karena kemelut yang ada pada tubuh PSSI.

Bonek(Bondho Nekat) sangat prihatin dengan kondisi persepak bolaan tanah air tersebut, baik mereka maupun Persebaya akhirnya menyerukan untuk para suporter agar bersatu.

bonek-mania-ingin-suporter-bersatu2

Persebaya yang merupakan tim kesayangan Bonek sedang tidak diakui oleh pihak PSSI. Dengan adanya sanksi dari PSSi tersebut, kini tim asal kota Surabaya tidak dapat mengikuti ajang sepak bola nasional secara resmi. Dengan dijatuhkannya sanksi tersebut, mengundang reaksi dari kubu suporter Persebaya

Mereka membuat gerakan #grudukjakarta dimana gerakan tersebut adalah menuntut PSSI agar mengakui Persebaya sebagai tim yang boleh ikut dalam kompetisi resmi nasional.

Ribuan suporter Persebaya datang ke Jakarta untuk melakukan pemrotesan atas status tim kesayangannya tersebut. Ribuan suporter dengan kondisi keuangan yang tidak sedikit kurang memadai menggunakan banyak alternatif demi dapat ke Jakarta menyampaikan aspirasinya tersebut.

Aksi yang ingin dilakukan oleh Bonek ini mendapat simpatik dari suporter klub sepak bola lainnya. Para suporter klub lain yang simpatik tersebut akhirnya membuat sebuah tempat singgah dari perjalanan Surabaya ke Jakarta yang dapat digunakan para Bonek beristirahat.

Meskipun para suporter tak jarang saling bermusuhan karena kecintaan pada masing-masing klub, namun hal tersebut kini mencair melihat perjuangan Bonek. Mereka tergerak untuk dapat melakukan sesuatu yang dapat membantu Bonek demi memperjuangkan nasib klub kesayangan mereka tersebut.

Program Link and Match dari PP Muhammadiyah Siap Dijalankan

Program Link and Match dari PP Muhammadiyah Siap Dijalankan

Program Link and Match dari PP Muhammadiyah Siap Dijalankan

Pihak perguruan tinggi dari fakultas kedokteran, kini sedang mengadakan program khusus untuk membiayai beasiswa setiap lulusannya. Nama program ini adalah Link and Match. Program ini akan membiayai setiap lulusan dari fakultas kedokteran, namun ada beberapa terms and conditions yang harus dilakukan terlebih dahulu. Program ini mengharuskan lulusan dari fakultas kedokteran untuk mengabdi selama beberapa waktu di daerah-daerah terpencil. Hal ini guna untuk memeratakan jumlah dokter ahli di seluruh penjuru daerah di Indonesia.

Program ini dicetuskan oleh beberapa petinggi dari PP Muhammadiyah. Mereka menyadari adanya beberapa daerah yang hanya memiliki puskesmas saja. Namun, mereka menyadari bahwa puskesmas  saja tidak akan cukup untuk bisa melayani warganya. Oleh karena itu, program ini diadakan untuk membuat klinik-klnik kecil di beberapa tempat tersebut. Tentu saja, hal ini dibuat untuk memaksimalkan layanan kesehatan di daera-daerah tersebut.

Program ini memastikan setiap kontributor dari lulusan fakultas kedokteran untuk dibiayain secara full beasiswanya. Selain itu, beasiswa tersebut pun sudah termasuk dengan biaya hidup. Namun, tentu saja mereka pun harus memenuhi persyaratannya dalam program Link and Match ini.

Namun, sampai saat ini masih belum semua fakultas kedokteran bersedia melakukan program Link and Match. Terutama untuk beberapa Universitas yang barus saja membuka Ffakultas kedokterannya.

Ketua dari PP Muhammadiyah, mengaku bahwa daerah Malang dan Jogja yang memiliki fakultas kedokektean sudah menyanggupi untuk mengikuti program Link and Match ini.

Sampai saat ini, pihak PP Muhammadiyah masih terus mengoptimalkan program Link and Match ini. Dengan adanya kontribusi dari 10 fakultas kedokteran dengan menyumbangkan 30 lulusannya, paling tidak program ini bisa menyumbangkan 300 lulusan kedokteran untuk mengabdi di paling tidak 60 daerah terpencil dengan 5 lulusan kedokteran di setiap daerahnya.

Program Link and Match dari PP Muhammadiyah Siap Dijalankan

Dengan begitu, harapan besar datang agar rakyat terpencil pun masih bisa mendapatkan layanan kesehatan yang optimal dan maksimal dan tidak akan mengalami perbedaan dengan wilayah di daerah perkotaan.

Setelah nanti program ini berjalan, diharapkan tidak hanya program dari fakultas kedokteran saja yang melakukan program Link and Match ini. Apabila semua universitas memiliki kesempatan untuk membiayai beasiswa setiap lulusannya setelah melakukan pengabdian ini, tentu saja hal ini bisa menguntungkan banyak pihak. Pihak lulusan dari fakultas pasti mendapatkan keuntungan, warga daerah pun begitu, dan pihak fakultas pun akan mendapatkan keuntungan dengan memiiki lulusan yang berguna bagi warga Indonesia.

Menggratiskan Biaya Aangkot pada Awalnya, Lalu Menyodomi pada Akhirnya

Menggratiskan Biaya Aangkot pada Awalnya, Lalu Menyodomi pada Akhirnya

menggratiskan-biaya-aangkot-pada-awalnya-lalu-menyodomi-pada-akhirnya

Bermodalkan kebaikan, dengan mengratiskan biaya angkot, Triono Agus Widodo, sopir angkot ini malah menyodomi siswa SMP tersebut. Tindakan ini, merupakan sebuah aksi tipu yang berujung-ujung pada tindakan pidana dan juga pelecehan seksual. Tindakan ini akhirna ditemukan oleh pihak polisi dan tepat kemarin, tanggal 15 September 2016, sopir angkot tersebut diadili di Pengadilan Negeri (PN), Surabaya.

Pengadilan tersebut dipimpin oleh majelis hukum Tutut Topo Sripurwanti. Sedangkan pihak terdakwa didampingi oleh pengacara Fariji dan juga pihak dari LBH Lacak.

Adapun terdakawa dikenai oleh pasal 82 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 65 ayat 1 KUH Pidana. Pelecehan seksual terhadap anak SMP tentu saja melanggar beberapa pertauran hukum di Indonesia. Selain percobaan atas pemerkosaan, hal ini pun dikaitkan dengan pelecehan seksual untuk di bawah umur.

menggratiskan-biaya-aangkot-pada-awalnya-lalu-menyodomi-pada-akhirnya-2

Dengan begitu, terdakwa diancam dihukum penjara paling cepat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan juga disertakan denda sebesar 5 miliar paling sedikit.

Baca juga : Berita online Surabaya lainnya

Pada persidangan, ternyata sopir angkot tersebut mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi bejatnya tersebut. Berdalih dengan membantu program gratis biaya transportasi untuk para pelajar, terdakwa melakukan pendekatan terhadap calon korban. Setelah memahami kepribadian korban tersebut, dan menganggap calon korban bisa ditipu, Triono menawarkan angkotnya sebagai transportasi gratis antar jemput.

Setelah itu, terdakwa mengajak calon korbannya ke tempat khusus yang sudah ia siapkan. DI tempat tersebut ada wahana biliar dan terdakwa pun membebaskan calon korbannya untuk bermain, dengan tujuan untuk membuat calon korbannya nyaman datang ke tempat tersebut. Sampai terdakwa merasa dekat dengan korban tersebut, baru lah terdakwa melakukan tindakan kejinya. Bahkan, terdakwa pun mengaku pernah melakukan hal keji tersebut pada korban sesama jenis. Terhitung kurang lebih sudah 6 korban yang ia sodomi dalam beberapa tahun ini. Bahkan untuk beberapa korban dengan jenis kelamin yang sama, terdakwa sempat melakukan beberapa kali kekerasan terhadap anak tersebut, supaya calon korban mau menuruti apa kemauan dari terdakwa.

Dengan begitu, dakwaan yang diberikan cukup jelas dan phak pendamping dari terdakwa memang tidak begitu banyak memberikan protes, dan dilangsungkan ke proses saksi dan pembuktian atas dugaan tersebut.

 

Surabaya Siap Mengembalikan Warga Asing yang Tidak Legal

Surabaya Siap Mengembalikan Warga Asing yang Tidak Legal

Surabaya Siap Mengembalikan Warga Asing yang Tidak Legal

Permasalahan TKA (Tenaga Kerja Asing) di Surabaya kini sedang meningkat. Semenjak dilegalkannya program Masyarakat Ekonomi ASEAN, kini banyak sekali pekerja asing yang bisa dengan mudahnya masuk ke Indonesia, termasuk ke Surabaya. Pada dasarnya, hal ini tidak akan menimbulkan masalah terlalu signifikan, asalkan mereka memang pekerja yang legal. Namun, permasalahan muncul ketika banyak tenaga kerja asing yang tidak memiliki izin kerja secara legal. Terkadang mereka tidak memilikiizin secara lengkap, dan hal ini merupakan sebuah permasalahan yang besar.

Oleh karena itu, walikota Surabaya, Tri Rismaharini, kini sedang gencar-gencarnya melakukan pengecekan ke setiap pekerja dari Negara asing. Investigasi yang dilakukan pihak pemerintah ini dilakukan untuk mengecek legalisasi dari pekerja asing tersebut.

Untuk melakukan investigasi ini, pihak pemerintah melakukan kerja sama dengan Bakesbanglimas, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan juga pihak Imigrasi. Program ini dilakukan untuk memperketat data dari tenaga kerja asing di Surabaya. Selain itu, kepadatan penduduk pun sekaligus dicoba untuk diperkecil, jadi kepadatan kota Surabaya pun bisa ditekan.

surabaya-siap-mengembalikan-warga-asing-yang-tidak-legal2

Beberapa hari yang lalu, pihak pemerintah Surabaya pernah menemukan saah satu pengemis yang berkewarganegaraan Jerman. Dan setelah diselidiki, ternyata izin tinggal yang dimiliki oleh Benjamin Holst tersebut sudah kadaluwarsa. Terlebih lagi, kegiatan mengemis yang dilakukan Holst ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Dan ia pun mengaku pernah melakukan hal ini di Bali beberapa tahun yang lalu.

Ia pun bahkan mengaku bahwa dirinya memanfaatkan penyakit kaki gajah yang ia miliki untuk mengemis dari satu daerah ke daerah lainnya, selama beberapa tahun ini di Indonesia. Namun, hal ini merupakan sebuah pelanggaran, karena sebagai warga Negara asing, tentu saja izin tinggal harus tetap ada dan tidak boleh kadaluwarsa.

Untuk menanggapi hal ini, pihak pemerintah Surabaya langsung menindaklanjuti waga asing yang tidak legal ini. Namun, pihak imigrasi di Surabaya tidak memiliki dana yang cukup untuk memulangkan tenaga kerja asing tersebut ke negaranya. Untuk menanggapi hal ini, Tri Rismaharini akan langsung menghubungi kedutaan Jerman untuk bisa memulangkan kembali warganya.

Namun, apabila tidak ada kelanjutan dalam membahas permasalahan ini, pihak pemerintah Surabaya akan tetap mengusahakan untuk mengembalikan pekerja asing yang tidak legal ke negaranya masing-masing. Program ini akan terus dilanjutkan demi memperketat kelegalan para pekerja di Indonesia, terutama di Surabaya.

Park and Ride, Gedung Solusi Kemacetan di Surabaya

Park and Ride, Gedung Solusi Kemacetan di Surabaya

Park and Ride, Gedung Solusi Kemacetan di Surabaya Surabaya, kini, menjadi salah satu ibu kota yang memiliki penduduk paling padat di Indonesia, selain Jakarta dan juga Bandung. Bukan hanya warga Surabaya saja yang membuat penduduk di sini sangat banyak, tetapi juga semakin banyaknya pendatangnya yang turut memenuhi ibu kota dari Jawa Timur ini. Tentu saja kepadatan penduduk ini adalah salah satu faktor yang membuat kemacetan terus merajalela di Surabaya ini. Kemacetan di jalan raya sudah bukan lagi menjadi hal yang aneh di Surabaya. Banyaknya pengguna kendaraan pribadi dari pada kendaraan umum menjadi penyebab lainnya dari kemacaetan ini. Selain itu, penyebab lainnya pula adalah masih adanya lahan parker yang menggunakan jalan raya. Tentu saja, jalanan yang tadinya dibuat untuk 2 atau 3 mobil, akan semakin sempit apabila salah satu bagiannya digunakan sebagai lahan parker sebuah tempat wisata atau tempat yang selalu ramai akan pengunjung. Untuk mengatasi masalah ini, pihak pemerintah kota Surabaya, kini sedang membicarakan tentang pembuatan gedung khusus untuk parkir yang bertingkat. Tentu saja hal ini bisa menjadi jawaban dan solusi dari masalah kemacetan yang terjadi di Surabaya. Selain itu, untuk tempat-tempat hiburan dan juga tempat yang sering dikunjungi orang, diwajibkan membuat lahan parkkir khusus bertingkat. Jadi, tidak akan ada lagi mobil yang parkir di pinggir jalan, ataupun mobil yang mengantri masuk ke tempat tersebut untuk berebut lahan parkir. Di sisi lain, dengan adanya lahan pakir khusus bertingkat, kini tidak akan ada lagi kemacetan di tempat-tempat hiburan tersebut. Pihak pemerintah kini sedang membuat program pembangunan gedung yang diberi nama Park and Ride. Gedung ini dibuat khusus untuk menjadi lahan parkir khusus untuk tempat-tempat hiburan di sekitarnya. Pihak pemerintah kini sedang membuat dua gedung Park and Ride. Gedung ini kini sudah mencapai 60%, dan direncanakan pada tahun 2017 nanti sudah bisa digunakan oleh warga Surabaya. Diperkirakan, gedung ini bisa mencapai 244 sepeda motor dan 83 mobil, yang terdiri lantai I 244 motor dan 4 mobil, lantai II 36 mobil dan lantai III 43 mobil. Dengan kapasitas tersebut, tentu saja pihak pemerintah berharap semoga cara ini benar-benar bisa jadi solusi yang baik untuk mengatasi masalah kemacetan di Surabaya.

Surabaya, kini, menjadi salah satu ibu kota yang memiliki penduduk paling padat di Indonesia, selain Jakarta dan juga Bandung. Bukan hanya warga Surabaya saja yang membuat penduduk di sini sangat banyak, tetapi juga semakin banyaknya pendatangnya yang turut memenuhi ibu kota dari Jawa Timur ini. Tentu saja kepadatan penduduk ini adalah salah satu faktor yang membuat kemacetan terus merajalela di Surabaya ini.

Kemacetan di jalan raya sudah bukan lagi menjadi hal yang aneh di Surabaya. Banyaknya pengguna kendaraan pribadi dari pada kendaraan umum menjadi penyebab lainnya dari kemacaetan ini. Selain itu, penyebab lainnya pula adalah masih adanya lahan parker yang menggunakan jalan raya. Tentu saja, jalanan yang tadinya dibuat untuk 2 atau 3 mobil, akan semakin sempit apabila salah satu bagiannya digunakan sebagai lahan parker sebuah tempat wisata atau tempat yang selalu ramai akan pengunjung.

Untuk mengatasi masalah ini, pihak pemerintah kota Surabaya, kini sedang membicarakan tentang pembuatan gedung khusus untuk parkir yang bertingkat. Tentu saja hal ini bisa menjadi jawaban dan solusi dari masalah kemacetan yang terjadi di Surabaya. Selain itu, untuk tempat-tempat hiburan dan juga tempat yang sering dikunjungi orang, diwajibkan membuat lahan parkkir khusus bertingkat. Jadi, tidak akan ada lagi mobil yang parkir di pinggir jalan, ataupun mobil yang mengantri masuk ke tempat tersebut untuk berebut lahan parkir.

park-and-ride-gedung-solusi-kemacetan-di-surabaya2

Di sisi lain, dengan adanya lahan pakir khusus bertingkat, kini tidak akan ada lagi kemacetan di tempat-tempat hiburan tersebut.

Baca juga : Berita terkini Surabaya

Pihak pemerintah kini sedang membuat program pembangunan gedung yang diberi nama Park and Ride. Gedung ini dibuat khusus untuk menjadi lahan parkir khusus untuk tempat-tempat hiburan di sekitarnya. Pihak pemerintah kini sedang membuat dua gedung Park and Ride. Gedung ini kini sudah mencapai 60%, dan direncanakan pada tahun 2017 nanti sudah bisa digunakan oleh warga Surabaya.

Diperkirakan, gedung ini bisa mencapai 244 sepeda motor dan 83 mobil, yang terdiri lantai I 244 motor dan 4 mobil, lantai II 36 mobil dan lantai III 43 mobil. Dengan kapasitas tersebut, tentu saja pihak pemerintah berharap semoga cara ini benar-benar bisa jadi solusi yang baik untuk mengatasi masalah kemacetan di Surabaya.