Setya Novanto Kirim Surat Karena Mangkir

Setya Novanto Kirim Surat Karena Mangkir

Setya Novanto Kirim Surat Karena Mangkir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk kesekian kalinya, gagal menghadirkan Ketua DPR, Ketua Umum Partai Golkar dan tersangka kasus korupsi E-KTP yang menjerat Setya Novanto untuk diinterogasi pada hari Senin.

Setya dijadwalkan untuk diinterogasi di kantor pusat KPK sebagai saksi dalam penyelidikan kasus graft profil tinggi, di mana politisi tersebut juga diduga telah memainkan peran penting.

“Pagi ini, KPK menerima surat yang memberitahukan bahwa KPK harus mendapatkan izin dari Presiden,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin.

Dia mengatakan Setya menegaskan agar badan anti-korupsi pertama-tama harus mendapat izin dari Presiden Joko Widodo untuk menanyainya.

Jika dia menghadiri pertanyaan hari ini, ini akan menjadi penampilan pertama Setya di KPK sejak dia ditunjuk menjadi tersangka pada hari Jumat untuk kedua kalinya dalam kasus yang sama, dan setelah memenangkan sebuah gerakan praperadilan melawan badan anti-korupsi yang menantang tersangkanya. status.

Ini juga merupakan kali kedua Setya telah menghindari panggilan KPK dengan menggunakan posisinya sebagai Ketua DPR.

Febri mengatakan bahwa dalam surat yang ditandatangani Setya secara pribadi, dia menjelaskan impunitas setiap anggota DPR dapat diharapkan ditemukan dalam kasus pidana. Febri mengatakan, bagaimanapun, impunitas itu tidak bisa berlaku untuk Setya.

“Kami telah menganalisis peraturan tersebut, ketentuan apapun tentang kekebalan hukum tersebut tidak berlaku baginya sebagai individu yang telah dinyatakan sebagai saksi dan tersangka [dalam kasus korupsi KTP],” katanya.

Setya dilaporkan bertugas di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mengunjungi daerah pemilihannya. Dia rupanya juga dijadwalkan melakukan pemotretan televisi di sebuah stasiun provinsi

ASITA Akan Rapat Kerja Nasional Di Surabaya

ASITA Akan Rapat Kerja Nasional Di Surabaya

ASITA Akan Rapat Kerja Nasional Di Surabaya

Asosiasi Agen Tour & Travel Indonesia (ASITA) akan mengadakan Rapat Kerja Nasional ke-2 (Rakernas II) pada 10-13 November di Hotel Ciputra, Surabaya, Jawa Timur.

Pertemuan tersebut diadakan di Surabaya sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan tujuan wisata di Jawa Timur.

Kepala DPP ASITA Indonesia Asnawi Bahar mengatakan, pertemuan tersebut akan membahas tiga topik: Fun Business, Jelajahi Keindahan Gunung Bromo dan Forum B2B yang Efektif dan Efisien. Pertemuan tersebut mengatakan untuk mengumpulkan 150 peserta.

“Rakernas II akan dihadiri oleh seluruh perwakilan DPD ASITA di Indonesia; Saat ini ada 33 cabang DPD di negeri ini. Delegasi ini harus tampil di pakaian tradisional mereka. Selain itu, Surabaya akan menjamu Bromo Tengger Semeru Travel Mart, yang akan mempertemukan pembeli dan penjual di forum B2B dan B2C, “kata Asnawi.

Para penjual dilaporkan akan terdiri dari agen tur, hotel, penyelenggara MICE dan tempat wisata dari 30 kota dan kabupaten di Jawa Timur.

“Sementara itu pembeli adalah agen perjalanan dari Indonesia dan luar negeri yang menjual paket wisata ke Jawa Timur. Selain itu, selama acara puncak meja antara sektor pariwisata dan industri, yang terakhir akan terdiri dari importir produk Indonesia, “tambahnya.

Baca juga: Festival Way Kambas untuk meningkatkan kesadaran tentang konservasi gajah sumatera

Setelah pertemuan tersebut, peserta akan mengikuti perjalanan pasca tur ke Gunung Bromo dan tempat-tempat lain seperti Madura dan Kota Batu.

“Post-tour ini khusus dirancang agar pembeli bisa langsung melihat tujuan wisata di Jawa Timur. Tur akan berlangsung selama dua hari dengan destinasi meliputi Gunung Bromo, Batu, Malang, Prigen dan Wisata Kota Surabaya. Pilihan lainnya adalah Madura, “jelas Asnawi.

Selama tur Kota Surabaya, para peserta akan dihibur dengan pertunjukan teater untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November. Mereka juga akan menghadiri sebuah lokakarya yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Gathering Bromo Tengger Semeru (BTS).

Kepala promosi promosi insentif Depdagri Hendri Karnoza mengatakan, acara tersebut akan menampilkan duta pariwisata Fitri Carlina, selebriti nasional dari Banyuwangi, Jawa Timur. Sebagai duta besar, tugas Fitri adalah mempromosikan pariwisata di Jawa Timur, khususnya Bromo Tengger Semeru.

“Tokoh masyarakat mampu menarik wisatawan, apalagi kalau endorser mengerti dengan baik tentang tujuannya,” kata Hendri.

Presiden Jokowi Panggil Kapolri Terkait Kelanjutan Kasus Novel

Presiden Jokowi Panggil Kapolri Terkait Kelanjutan Kasus Novel

Presiden Jokowi Panggil Kapolri Terkait Kelanjutan Kasus Novel

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi akan memanggil Kapolri, Jenderal Tito Karnavian untuk menanyakan kepadanya tentang kemajuan dalam penyelidikan polisi terhadap serangan asam terhadap penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (Novel Baswedan).

“Kita harus perbaharui pada tahap penyidikan. Semuanya harus jelas dan dipecahkan, “kata Jokowi pada hari Jumat seperti dikutip kompas.com.

Jokowi, bagaimanapun, tidak menanggapi pertanyaan apakah dia akan membentuk tim pencari fakta independen untuk membantu penyelidikan tersebut.

Hampir enam bulan telah berlalu sejak dua pria tak dikenal memercikkan zat kimia asam ke wajah Novel pada pagi hari tanggal 11 April, menyebabkan luka parah pada wajah dan matanya. Sejak itu, tim dokter telah memberikan Novel perawatan intensif di Singapura.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Kombes. Jenderal Ari Dono Sukmanto, mengatakan kasus Novel sulit dipecahkan karena metode “hit and run”. Kasus seperti itu, katanya, mungkin butuh waktu bertahun-tahun untuk dipecahkan.

menjadi perhatian publik

Kasus yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan menjadi salah satu hal yang membuat dugaan kuat bahwa kasus besar yang sedang coba diselesaikan oleh KPK, ingin digoyang oleh beberapa pihak yang menyadari posisinya yang mungkin saja akan secepatnya dibongkar oleh KPK.

KPK sendiri sejak beberapa bulan lalu selalu mendapat serangan baik itu secara fisik maupun secara “resmi”.

Beberapa pihak DPR menuding bahwa KPK saat ini telah disusupi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan. Peran KPK sendiri ingin dikurangi oleh DPR dan merevisi beberapa aturan tentang wewenang dari KPK. Tentu saja ini membuat rakyat menuding bahwa DPR berupaya untuk melemahkan peran KPK yang saat ini menjadi satu-satunya lembaga yang berwenang dalam pemberantasan korupsi.

Dari beberapa survei yang dilakukan, KPK sendiri menjadi lembaga negara yang paling dipercaya oleh rakyat, sedangkan DPR sendiri menjadi lembaga yang paling tidak dipercayai oleh rakyat.

Artis Berhasil Dibekuk Berkat Laporan Ojek Online

Artis Berhasil Dibekuk Berkat Laporan Ojek Online

Artis Berhasil Dibekuk Berkat Laporan Ojek OnlinePolda Metro Jaya telah menangkap seorang aktris yang diidentifikasi sebagai SF dan pacarnya, C, karena diduga memesan obat dengan menggunakan aplikasi layanan Ojek Online.

Penangkapan tersebut dilakukan Senin lalu di rumah C di kompleks perumahan Modern Land di Jl. Pulau Dewa Barat di Tangerang, direktur unit narkotika Sr. Comr. Suwondo Nainggolan mengatakan.

Sopir taksi, yang diidentifikasi sebagai H, menerima perintah dari seorang pria di Tebet, Jakarta Selatan, untuk mengirimkan sebuah paket tanpa menggunakan aplikasi layanan pengiriman. Pria tersebut memberi pengemudi Rp 300.000 (US $ 22).

Sopir karena curiga saat melihat perilaku canggung pria itu saat menyerahkan paketnya. Dia kemudian melaporkannya ke polisi, kata Suwondo.

Sebuah penyelidikan menunjukkan bahwa paket berisi 0,5 gram kristal metamfetamin yang tersembunyi di dalam kotak bersama dengan sebungkus rokok.

Petugas yang menyamar kemudian ditugaskan untuk mengirimkan paket tersebut ke alamat di mana tersangka ditangkap.

“Obat tersebut diduga diperintahkan oleh SF dari temannya, Ardi, yang jumlahnya cukup besar, dibayar melalui transfer uang seharga Rp 850.000,” kata Suwondo kepada kompas.com.

Suwondo menambahkan, polisi juga menyita 5,54 gram ganja dari kamar C yang dia beli dari seorang pria yang diidentifikasi sebagai Pasha.

Dengan kasus ini, maka membuat daftar panjang kasus Artis yang terjerat dalam kasus penggunaan narkoba. Ini membuat semakin banyak anggapan miring terhadap Artis yang dikenal sebagai salah satu role model yang banyak memberikan banyak pengaruh terhadap para penggemarnya. Tentunya dengan bertambahnya jumlah pengguna narkotika dari kalangan Artis semakin membuat banyak orang yang kini berpikiran miring terhadap Artis.

Dalam tahun ini, setidaknya sudaah ada 10 artis yang ditangkap oleh pihak kepolisian terkait dengan kasus penyalahgunaan narkotika. Ini semakin membuat Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah dalam permasalahan pencegahan dan penumpasan narkotika. Narkotika sendiri merupakan salah satu kasus yang banyak terjadi dari berbagai kalangan, dan mungkin masih akan ada beberapa nama Artis lain yang bisa saja mengalami nasib serupa.